Uni Eropa

Uni Eropa смотреть последние обновления за сегодня на .

Uni Eropa Tolak Permintaan Bergabung Ukraina

495825
2967
2243
00:02:16
11.03.2022

Para pemimpin Uni Eropa menolak permohonan Ukraina, untuk dapat bergabung. Mereka mengatakan, bergabung dengan Uni Eropa adalah proses yang memakan waktu bertahun-tahun, dan membutuhkan pemenuhan kriteria yang ketat mulai dari stabilitas ekonomi, hingga pemberantasan korupsi hingga penghormatan terhadap hak asasi manusia. #rusiainvasiukraina #rusiaserangukraina

Inggris Resmi Cerai dari Uni Eropa

101558
809
244
00:01:51
01.01.2021

LONDON, KOMPAS.TV - Parlemen Inggris akhirnya menyetujui keluarnya Inggris dari Uni Eropa, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Brexit. Per 1 Januari 2021, Inggris resmi bercerai dari Uni Eropa. 521 anggota parlemen mendukung kesepakatan ini pada Kamis, 31 Desember 2020 waktu inggris. Lebih unggul 73 suara dibanding yang tak setuju. Masa transisi sebenarnya sudah dilakukan sepanjang 2020, untuk bisa merundingkan kondisi dagang dengan negara lain di Eropa. Inggris menjadi negara pertama yang meninggalkan Uni Eropa, setelah 47 tahun bersama. Uni Eropa dan Inggris pun sepakat soal tarif nol kuota, untuk kelancaran perdagangan di selat Inggris. Para pebisnis di Inggris pun menyiapkan perubahan operasional mereka, pasca Brexit diketuk palu. Para pebisnis sebenarnya khawatir kebijakan ini akan memengaruhi pendapatan mereka, karena akan ada aturan dan biaya yang lebih tinggi, untuk negara Non Uni Eropa yang akan bertransaksi dengan negara anggota. #LiveStreaming #BreakingNews #Kompastv Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di 🤍 Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Media sosial Kompas TV: Facebook: 🤍 Instagram: 🤍 Twitter: 🤍 LINE: 🤍

Presiden dari 8 Negara Uni Eropa Desak Pembicaraan Segera Terkait Keanggotaan Ukraina

158326
1268
1353
00:02:01
01.03.2022

Presiden dari delapan negara Eropa tengah dan timur meminta negara-negara Uni Eropa untuk segera memberikan status negara kandidatnya kepada Ukraina dan membuka pembicaraan keanggotaan. Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Uni Eropa untuk memberikan negaranya keanggotaan segera. Pada Senin, ia juga mendesak tentara Rusia untuk meletakkan senjata ketika delegasi Ukraina dan Rusia akan mengadakan pembicaraan tentang invasi Moskwa di Belarus. Selain itu, ia mengklaim bahwa lebih dari 4.500 tentara Rusia telah kehilangan nyawa mereka selama serangan Rusia ke Ukraina. Simak selengkapnya dalam video berikut. Penulis: Irawan Sapto Adhi Penulis Naskah: David Satya Putra Narator: David Satya Putra Video Editor: David Satya Putra Produser: Ira Gita Natalia #SuaraKompas #JernihkanHarapan

Inggris Resmi Keluar dari Uni Eropa

1330543
10395
2655
00:03:53
01.02.2020

Inggris resmi keluar dari blok Uni Eropa pada Jumat malam setelah tiga tahun referendum dan negosiasi panjang Brexit. Follow akun media sosial tvOne lainnya: Twitter: 🤍 Facebook: 🤍 Instagram: 🤍 Saksikan juga program-program unggulan tvOne lainnya: Kabar Pagi Kabar Siang Kabar Petang Kabar Hari Ini Kabar Dunia Kabar Baik Apa Kabar Indonesia Pagi Apa Kabar Indonesia Malam Indonesia Lawyers Club ILC Fakta tvOne Indonesia Business Forum Dua Sisi tvOne E-Talkshow tvOne #tvOnenews #tvOne

Jokowi Ungkap Alasan di Balik Gugatan Eropa soal Ekspor Nikel Indonesia

104851
1565
701
00:02:10
06.08.2022

Presiden Joko Widodo mengaku siap menghadapi gugatan Uni Eropa di WTO setelah Indonesia menghentikan ekspor bijih nikel. Jokowi mengatakan hingga saat ini gugatan tersebut belum selesai. Sebab, pemerintah Indonesia menyampaikan alasan-alasan yang logis kepada WTO terkait larangan ekspor nikel. Jokowi mengatakan jika kebijakan industrialisasi diterapkan, pajak ke negara melonjak 20 kali lipat. Selain itu, kebijakan industrialisasi menciptakan lapangan kerja baru di Indonesia. Simak selengkapnya dalam video berikut. Video Jurnalis: Pramulya Sadewa Penulis Naskah: Pramulya Sadewa Video Editor: Pramulya Sadewa Produser: Adesari Aviningtyas Musik: Trouble - Topher Mohr and Alex Elena.mp3 #Jokowi #LaranganEksporNikel #UniEropaGugatIndonesia #JernihkanHarapan #Kompascom

Solidaritas Gas Uni Eropa Diperumit

39864
357
258
00:02:17
29.07.2022

Uni Eropa telah mencapai kesepakatan untuk mengatasi krisis pasokan gas, tetapi negara-negara anggota perlu membuat pakta bilateral untuk berbagi gas. Diketahui hanya enam kesepakatan seperti itu yang telah diamankan, hal ini membuat sebagian besar dari 27 negara Uni Eropa tidak memiliki ketentuan tegas tentang bagaimana dan kapan mereka akan berbagi gas dalam krisis pasokan, atau kompensasi finansial yang akan mereka berikan dan dapatkan. Kesepakatan ini dilakukan atas kekhawatiran terhadap Rusia yang akan benar-benar menghentikan aliran gas ke Eropa, sehingga negara-negara Uni Eropa sepakat untuk mengekang penggunaan gas mereka sebesar 15 persen selama musim dingin. Penulis Naskah: Annisa Nurmaulia Al Fajri Narator: Annisa Nurmaulia Al Fajri Video Editor: Agung Setiawan Produser: Agung Wisnugroho Musik: Crazy - Patrick Patrikios #SolidaritasGasUniEropa #GasRusia #KrisisGasEropa #BahanBakarEropa #UniEropa #JernihkanHarapan

Kenapa United Kingdom Keluar Dari Uni Eropa? (Brexit)

1675564
33492
3996
00:02:59
03.07.2016

United Kingdom telah memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa. Keputusan ini langsung membuat mata uang Pound sterling jatuh, dan Perdana Menteri, David Cameron, mundur. Lalu pendeknya, mengapa ini semua bisa terjadi? Apakah akan berdampak besar bagi kita? Enjoy the video! - Tanyakan pertanyaan aneh anda disini! NGGA ada pertanyaan yang bodoh! 'Kok Bisa' ngga cuma sekedar mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terlihat bodoh, aneh dan dungu disini, tapi juga mencoba menumbuhkan rasa keingintahuan anda terhadap segala hal di dunia ini. Jadi tunggu apalagi? Ayo subscribe, let's watch the videos and go curiosity! - FAQ (Frequently Asked Questions): Q: Min, upload tiap hari apa? A: Tiap hari Rabu. Tapi kadang-kadang ada video yang butuh waktu pembuatan lebih lama. So, stay tuned! Q: Min, animasinya pake software apa? A: Adobe after effects Q: MIN, KENAPA DI VIDEONYA ADA BAKSONYA TERUS!? A: Bakso is inspiration *wink - Follow our social media for more updates, stuff and facts! Facebook: 🤍 Instagram: 🤍 Line: bit.ly/kokbisa Twitter: 🤍 - For business inquiries: kokbisachannel🤍gmail.com - References & Credits: - 🤍 (references) - Kevin MacLeod for awesome music - Sunshinelammi from Reddit, for this episode's end narrator (soundcloud.com/sunshinelammi) - Freepik for awesome graphics - And a massive THANK YOU to everyone for watching this and for all of your support!

Berperan Besar Atasi Perubahan Iklim, Uni Eropa Sebut Indonesia Negara yang Sangat Penting

464647
4851
1526
00:01:36
19.10.2021

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden (Wapres) Uni Eropa, Frans Timmermans mengatakan bahwa indonesia adalah negara yang sangat penting bagi COP26. Pernyataan tersebut disampaikan Wapres Uni Eropa, Frans Timmermans kepada jurnalis Associated Press,Victoria Milko, di Jakarta, Senin (18/10/2021). Baca Juga Menparekraf Sandiaga Uno Undang 19 Dubes Uni Eropa, Bahas Apa? di 🤍 Wapres Uni Eropa menyebut Indonesia telah membuat langkah besar dalam menangani masalah perubahan iklim. "Indonesia adalah negara yang sangat penting bagi COP26, presidensi G-20 yang akan datang, tetapi juga negara yang telah membuat langkah besar dalam hal masalah iklim," ucap Timmermans. Baca Juga RI Digugat Uni Eropa ke WTO, Jokowi: Jangan Mundur, Siapkan Lawyer-Lawyer Berkelas Internasional di 🤍 Timmermans juga menyebut Indonesia memiliki komitmen dalam menjaga keseimbangan antara melestarikan alam dan melakukan pembangunan. "Sekarang negara yang ingin memimpin dalam masalah ini, ingin menunjukkan bahwa mereka juga dapat mengubah ekonomi mereka menjadi ekonomi yang berkelanjutan. Dan aku benar-benar bersemangat tentang itu. Itu sebabnya aku ingin hadir di sini," pungkasnya. Baca Juga Dongkrak Perdagangan dan Ekspor ke Uni Eropa Pascapandemi, Asosiasi Benelux-Indonesia Diresmikan di 🤍 Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Wapres Uni Eropa, Frans Timmermans, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/10/2021). Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan komitmen Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim. Video Editor: Jihan Zahirah Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Demi Pasokan Pangan, Uni Eropa Perlunak Sanksi ke Rusia

168920
1371
767
00:02:40
20.07.2022

Uni Eropa pada Rabu 20 juli 2022 akan memperlunak sanksi terhadap Moskwa. Sebuah rancangan dokumen menyebut pelonggaran sanksi tersebut dengan menghentikan pembekuan dana sejumlah bank Rusia. Langkah itu diperlukan untuk melonggarkan hambatan, pada perdagangan pangan dan pupuk global. Perubahan aturan sanksi itu dilakukan di tengah kritik yang dilemparkan kalangan pemimpin negara-negara Afrika, terkait dampak negatif sanksi di sektor perdagangan. Namun Sejauh ini pihak Uni Eropa membantah anggapan yang menyebut sanksi-sanksi yang diterapkannya menimbulkan dampak negatif pada perdagangan pangan. Simak selengkapnya dalam video berikut. Penulis Naskah: Meiva Jufarani Narator: Meiva Jufarani Video Editor: Menika Ambar Sari Produser: Yusuf Reza Permadi #UniEropa #Rusia #JernihkanHarapan #Kompascom Music : Jungle - Aakash Gandhi

Uni Eropa Berlakukan Sanksi Baru untuk Rusia, Mencakup Wilayah Udara dan Media

285715
2486
2447
00:02:49
28.02.2022

Uni Eropa pada Minggu (27/2/2022) mengumumkan penerapan sanksi baru terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina. Mereka menutup wilayah udaranya untuk pesawat Rusia, dan melarang penyiaran media pemerintah Rusia di blok tersebut. Sebelumnya, Uni Eropa telah memberikan sanksi kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov. Informasi selengkapnya dapat disimak dalam video berikut. Penulis: Aditya Jaya Iswara Penulis Naskah: Talitha Yumnaa Video Editor: Talitha Yumnaa Narator: Talitha Yumnaa Produser: Ira Gita Natalia #Rusia #Ukraina #UniEropa #SuaraKompas #JernihkanHarapan

Indonesia Digugat Uni Eropa, Jokowi: Kita Siapkan Pengacara Kelas Internasional

19596
298
55
00:02:36
14.10.2021

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia siap menghadapi gugatan dari organisasi perdagangan dunia atau World Trade Organizations (WTO). Gugatan ini dilayangkan oleh Uni Eropa berkaitan kebijakan pemerintah akan larangan ekspor nikel. Sementara itu pengamat ekonomi dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudistira mengatakan bahwa Indonesia harus melihat gugatan WTO ini secara proposional. Hal ini tentunya demi kebaikan Indonesia dan negara-negara global. Gugatan Uni Eropa ke WTO bukanlah kali pertama untuk Indonesia. Pada akhir November 2019 lalu, Uni Eropa menyoroti kebijakan sektor minerba Indonesia dan meminta penyelesaian sengketa melalui WTO. Selanjutnya pada 22 Februari 2021, Uni Eropa secara resmi untuk kedua kalinya meminta pembentukan panel sengketa, Dispute Settlement Body. Gugatan Uni Eropa ini dengan nomor DS 592 mencakup dua isu yakni pelarangan ekspor nikel dan persyaratan pemrosesan dalam negeri. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Di Tengah Invasi Rusia, Presiden Ukraina Resmi Ajukan Permohonan Gabung Uni Eropa!

722890
3548
3125
00:01:35
01.03.2022

KIEV, KOMPAS.TV Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy secara resmi mengajukan keanggotaan Uni Eropa di tengah operasi militer Rusia, Senin (28/2/2022) waktu setempat. Hal itu terjadi usai Zelenskyy menandatangani pengajuan resmi keanggotaan negaranya untuk bergabung ke Uni Eropa tersebut. Pengajuan ini dibuat lima hari setelah Ukraina diinvasi Rusia. Uni Eropa sendiri tegas mengecam tindakan kremlin dan memberlakukan sanksi sebagai hukuman. Baca Juga Proses Negosiasi di Belarusia Buntu, Rusia dan Ukraina Sepakat Gelar Pertemuan Kedua di 🤍 "Kami telah menunggu selama 30 tahun. Hari ini saya menandatangani pengajuan untuk bergabung dengan Uni Eropa. Kami memperjuangkan hak kami untuk bersama dengan semua orang di Eropa," ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy ketika memberikan pernyataan, Senin (28/2/2022). Pada hari yang sama, delegasi Ukraina dan Rusia juga sempat bertemu, tetapi pertemuan antar kedua negara ini tidak membuahkan hasil. Akhirnya, Ukraina dan Rusia sepakat bertemu untuk kali kedua dalam beberapa hari ke depan. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Negara Anggota Uni Eropa, Lithuania Izinkan Barang Rusia yang Dikenai Sanksi Transit di Kaliningrad

38296
463
101
00:03:17
14.07.2022

BACA SELENGKAPNYA 🤍 TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota Uni Eropa, Lithuania akan mengizinkan barang-barang Rusia yang terkena sanksi untuk transit dalam perjalanan ke eksklave Kaliningrad, Rusia. Hal itu membalikkan kebijakan seusai pedoman Komisi Eropa yang baru. Perdoman baru pada Rabu (13/7) menguji tekad Eropa untuk memberlakukan sanksi terhadap Rusia. Host : Yustina Kartika VP : Jalu Setyo Nugroho #Rusia #Lithuania #Kaliningrad

7 Negara Uni Eropa Larang Warganya Bergabung Dengan Pasukan Ukraina

146676
1330
444
00:00:46
30.03.2022

Berita Lainnya: Akhirnya! Mobil Listrik Pertama RI Dirilis Besok Link: 🤍 Sebanyak Tujuh Negara Uni Eropa Melarang Warga Negaranya Bergabung Dengan Militer Ukraina Melawan Serangan Rusia// Simak informasi selengkapnya dalam program Closing Bell di CNBC Indonesia (Rabu, 30/03/2022) berikut ini. Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di 🤍 CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: 🤍 Facebook Page: 🤍 Instagram: 🤍 🤍 Tiktok: 🤍 Spotify: 🤍

Sejarah Uni Eropa, Organisasi Regional Benua Biru

1171
27
2
00:15:33
22.07.2022

Uni Eropa adalah perserikatan dari 27 negara di Eropa. Uni Eropa menjadi salah satu organisasi internasional terbesar di dunia. Uni Eropa menjadi contoh sukses bagaimana negara-negara dengan berbagai kepentingan bisa bersatu untuk meraih tujuan bersama. Tahapan integrasi berkembang hingga menjadi Uni Eropa selalu diawali dengan adanya suatu perjanjian. Perjanjian demi perjanjian disepakati untuk mengatur organisasi dan juga isu-isu kerjasama oleh Uni Eropa. Bagaimana sejarah Uni Eropa? Simak selengkapnya dalam video ini. Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati Narator: Arini Kusuma Jati Video Editor: Armitha Sathi Devi Produser: Deta Putri Setyanto #JernihkanHarapan #Stori #SejarahDunia #SejarahUniEropa #AnggotaUniEropa Music: Act Three by Audionautix

Rusia Longgarkan Tuntutan, Putin Akan Biarkan Ukraina Gabung Uni Eropa, Asalkan Bukan dengan NATO

598763
4373
1555
00:03:13
29.03.2022

Baca Selengkapnya di 🤍 TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia tak lagi meminta Ukraina menjadi denazifikasi. Bahkan dilaporkan Kremlin bersiap untuk membiarkan negara tersebut bergabung dengan Uni Eropa. Namun tetap melarang Ukraina bergabung dengan NATO.

Uni Eropa Belum Terima Permohonan Ukraina Untuk Bergabung

4198
31
24
00:03:18
11.03.2022

Keinginan Ukraina untuk segera bergabung dengan Uni Eropa harus tertunda. Para pemimpin Uni Eropa sepakat, belum akan memasukan Ukriana ke dalam blok mereka. Namun Uni Eropa mengatakan, pihaknya tetap menawarkan bantuan politik dan kemanusiaan terhadap Ukraina, dan fokus pada pemberian sanksi bagi Rusia.

Presiden Ukraina Resmi Ajukan permohonan Gabung Uni Eropa

259925
1918
2294
00:01:01
01.03.2022

Di tengah perang sengit dengan Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky secara resmi menandatangani dokumen pengajuan keanggotaan Uni Eropa untuk negaranya, pada 28 Februari.

Breaking News: Inggris Resmi Keluar dari Uni Eropa

363385
2292
313
00:08:24
24.06.2016

Inggris akhirnya memilih meninggalkan Uni Eropa. Hasil referendum hari Kamis (23/06/2016) itu sekaligus memupuskan harapan Eropa untuk membentuk persekutuan besar pascaperang dunia kedua. Ikuti berita dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia di 🤍cnnindonesia.com dan channel CNN Indonesia di Trans Vision.

Uni Eropa Wajibkan Penggunaan Pengisi Daya Type-C

44015
383
358
00:01:26
08.06.2022

Berita lainnya Jreng.. Presiden Ukraina Zelensky Ngamuk ke Prancis, Ada Apa? 🤍 Uni Eropa akhirnya memutuskan aturan baru yang mewajibkan ponsel dan juga sejumlah perangkat elektronik lainnya di Eropa menggunakan satu jenis pengisi daya atau charger. Simak informasi selengkapnya dalam program Profit di CNBC Indonesia (Rabu, 08/06/2022) berikut ini. Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di 🤍 CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: 🤍 Facebook Page: 🤍 Instagram: 🤍 🤍 Tiktok: 🤍 Spotify: 🤍

Rusia Balas Dendam ke Uni Eropa, Ancam akan Stop Ekspor Gas Alam, Perancis dan Jerman Mulai Khawatir

420972
4453
2712
00:03:34
04.03.2022

Baca Selengkapnya di 🤍 TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia ternyata tak tinggal diam setelah dijatuhi berbagai sanksi oleh negara-negara Uni Eropa. Negara yang dipimpin Vladimir Putin ini membalas dendam kepada Uni Eropa dengan berhenti memasok gas alam. Ancaman ini pun membuat negara Uni Eropa semakin khawatir, termasuk Prancis dan Jerman.

Telak, Rusia Terima Ancaman Sanksi Dari Uni Eropa | Kabar Pagi tvOne

67982
446
688
00:01:10
06.04.2022

Jakarta, 🤍 - Negara Uni Eropa akan membahas kemungkinan menambah sanksi Rusia ke sektor minyak dan batu bara. Lonjakan korban sipil jadi dasar pertimbangan. Uni Eropa merupakan kawasan yang akan terdampak besar bila sanksi ini benar-benar dilakukan. Beranggotakan 27 negara, Uni Eropa sejauh ini menahan sanksi untuk Rusia tak merengkuh wilayah energi. Jerman menjadi negara yang selama ini paling menahan upaya sanksi energi bagi Rusia. Sanksi ini diyakini akan berdampak besar bagi ekonomi domestik dan kawasan tersebut. Saksikan live streaming tvOne hanya di 🤍

Uni Eropa Capai Kesepakatan Soal Embargo Minyak Rusia

72341
526
517
00:01:13
31.05.2022

Uni Eropa dikabarkan telah mencapai poin kesepakatan terkait larangan impor minyak Rusia ke wilayahnya. Kesepakatan yang diambil merupakan jalan tengah dimana mereka tidak sepenuhnya mengembargo minyak Rusia. Informasi selengkapnya dalam program Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 31/05/2022) berikut ini. Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di 🤍 CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: 🤍 Facebook Page: 🤍 Instagram: 🤍 🤍 Tiktok: 🤍 Spotify: 🤍

Masih Berhubungan dengan Rusia, Negara-negara Uni Eropa Tak Sepenuhnya Dukung Sanksi AS ke Moskwa

205794
2266
426
00:03:41
21.03.2022

Baca Selengkapnya di 🤍 TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia mendapatkan berbagai sanksi dari negara barat termasuk Amerika Serikat dan sekutunya. Akan tetapi tidak semua negara di Eropa mendukung AS akan sanksinya kepada Rusia. Sebagian ekspor ke Rusia yang dilarang akibat penerapan sanksi Amerika, ditanggapi dengan keengganan oleh negara-negara Eropa.

Uni Eropa Sepakat Pangkas Konsumsi Gas 15 Persen

5233
49
32
00:01:42
27.07.2022

Uni Eropa berusaha mencari solusi internal soal ketersediaan dan penggunaan gas. Kebijakan Uni Eropa telah menyusahkan anggota organisasi itu dan banyak negara di kawasan lain. Kompromi, antara lain, dicari lewat pertemuan para menteri yang mengurus soal energi di negara anggota Uni Eropa. Pertemuan pada Selasa (26/7/2022) itu terutama membahas usulan pemangkasan konsumsi gas hingga 15 persen. #unieropa #gasrusia #jerman #putin = Simak kumpulan video berita Harian Kompas: 🤍 Ikuti Reportase Langsung Wartawan Kompas dari Ukraina: 🤍 Info langganan harian Kompas & Kompas.id: 🤍 Subscribe Youtube Harian Kompas: 🤍 Ikuti media sosial Harian Kompas - Twitter: 🤍 - Facebook: 🤍 - Instagram: 🤍

Dilarang Pesawatnya Lintasi Uni Eropa, Rusia Balas Dendam, Tutup Maskapai Penerbangan bagi 36 Negara

378332
3169
1037
00:03:50
01.03.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Merespons maskapai penerbanganya dilarang melintasi wilayah udara negara-negara Uni Eropa, kini Rusia membalas dendam. Rusia juga melarang pesawat dari 36 negara memasuki wilayah udaranya, termasuk Inggris dan Jerman. Dikutip dari Kompas.com yang dilansir dari AFP, kebijakan tersebut diumumkan pada Senin (28/2/2022) sebagai bentuk respons atas sejumlah larangan terhadap pesawat Rusia. Pihak otoritas penerbangan sipil Rusia menerangkan, maskapai pernerbangan dari 36 negara hanya bisa memasuki wilayah udara Rusia dengan izin khusus. Diketahui, pada pekan lalu Rusia telah melarang maskapai penerbangan Inggris masuk ke wilayahnya. Termasuk jet pribadi yang hendak masuk ke Rusia. Akibat kebijakan ini, pihak masing-masing maskapai harus membuat jalur penerbangan memutar. Tentu hal ini berpotensi menaikkan biaya tiket. Sebagaimana informasi sebelumnya, Buntut agresi militer Rusia yang menginvasi wilayah Ukraina membuat negara-negara di Eropa bersikap tegas. Termasuk sejumlah negara nordik yang menutup wilayah udaranya bagi pesawat Rusia. Penutupan wilayah udara itu dilakukan oleh Swedia, Finlandia, dan Denmark. Sanksi serupa juga diberlakukan Inggris, Polandia, Bulgaria, Republik Ceko, dan Rumania. Negara-negara tersebut menutup wilayah udaranya untuk pesawat Rusia. Tak hanya itu, negara-negara Baltik seperti Lithuania, Latvia dan Estonia juga menutup wilayah udaranya untuk pesawat-pesawat Rusia. Kebijakan serupa juga akan diterapkan oleh Jerman. Diketahui, larangan penerbangan Rusia ke Uni Eropa menjadi bagian dari paket sanksi baru terhadap Moskow. Menteri Luar Negeri Swedia Hans Dahlgren menerangkan, sanksi tersebut diberlakukan sebagai cara paling efisien untuk menekan Rusia. (Tribun-Video.com/ Kompas.com) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Balas Dendam, Rusia Larang Maskapai Penerbangan dari 36 Negara", Klik untuk baca: 🤍 Penulis : Irawan Sapto Adhi Editor : Irawan Sapto Adhi

Uni Eropa Dorong Negara Anggota Berhenti Menggunakan Gas Asal Rusia

12471
103
106
00:01:17
04.05.2022

YUNANI, KOMPAS.TV - Masih berlangsungnya invasi Rusia ke Ukraina membuat Uni Eropa kian mendorong negara-negara di Eropa agar mengganti pilihan terkait pasokan gas asal Rusia. Hal tersebut disampaikan salah satu dewan Uni Eropa yang mengimbau para pemimpin empat Negara Balkan untuk bergabung dengan fasilitas gas alam cair yang sedang dibangun di Yunani utara untuk menantang dominasi energi Rusia di wilayah tersebut. Uni Eropa berlomba untuk mengamankan pasokan alternatif menempatkan prioritas pada impor global dari negara-negara yang mencakup produsen utama seperti Aljazair, Qatar, dan Amerika Serikat. Pekan lalu, Rusia memutus pasokan gas alam ke Bulgaria dan Polandia. Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di 🤍 Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Yuk, subscribe channel YouTube Kompas TV! Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: 🤍 Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Uni Eropa vs Putin, Ketegangan Rusia vs Lithuania Mereda Usai UE Cabut Sanksi ke Kaliningrad

845838
5767
1425
00:01:38
15.07.2022

#tribuntimur #tribunviral #russiaukrainewar #kaliningrad #sanksirusia Sumber: Tribunnews (TRIBUN-TIMUR.COM) Catatan Redaksi Tribun Timur: Bersama kita lawan Virus Covid-19. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi). Ingat SUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT. Update info terkini via tribun-timur.com | 🤍 Follow akun Instagram 🤍 Follow akun Twitter 🤍 Follow dan like fanpage Facebook 🤍 YouTube business inquiries: 081347061237

Euro Melemah Dalam 20 Tahun, Ini Dampaknya Pada Uni Eropa

2940
28
3
00:06:37
29.07.2022

Jakarta, CNBC Indonesia - Penurunan mata uang euro terhadap dolar AS terjadi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari lalu. Nilai tukar euro jatuh ke level terendah dalam 20 tahun terakhir karena lonjakan harga gas dan ketidakpastian seputar pasokan energi Rusia yang memicu kekhawatiran resesi di zona euro. Mata uang bersama 19 negara Uni Eropa tersebut diperdagangkan rendah sekitar $1.0007 pada hari Selasa (12/07), merosot dari level $1,15 sebelum Rusia melancarkan perang di Ukraina. Penurunan nilai tukar ini telah membawa euro hampir mencapai angka yang sama terhadap dolar AS untuk pertama kalinya sejak akhir 2002. Lalu apa dampaknya pada Uni Eropa? Selengkapnya diulas dalam perbincangan bersama Komisioner Komisi Eropa Bidang Anggaran dan Administrasi, Johannes Hahn di Prime Words. Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di 🤍 CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: 🤍 Facebook Page: 🤍 Instagram: 🤍 🤍 Tiktok: 🤍 Spotify: 🤍

Uni Eropa Siapkan Rencana untuk Hidup Tanpa Gas Rusia

32008
288
287
00:02:07
25.06.2022

Para Pemimpin Uni Eropa berencana untuk melanjutkan hidup tanpa gas Rusia. Mereka menggelar pertemuan di Brussels pada Jumat (24/6/2022), dan menyebut bahwa energi yang murah telah hilang. Hasilnya, para pemimpin itu sepakat untuk meningkatkan persiapan pengurangan gas Rusia lebih lanjut. Pertemuan itu menyetujui beberapa langkah konkret, namun para pemimpin menugaskan Komisi Eropa untuk temukan lebih banyak cara untuk amankan pasokan energi. Selain itu, Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen, menyebut pencarian pasokan alternatif sudah berlangsung. Simak selengkapnya dalam video berikut. Penulis: Danur Lambang Pristiandaru Penulis Naskah: David Satya Putra Narator: David Satya Putra Video Editor: David Satya Putra Produser: Okky Mahdi Yasser #GasRusia #KrisisGasEropa #JernihkanHarapan #Kompascom

Indonesia Siap Lawan Gugatan Nikel Uni Eropa

261047
5884
1621
00:04:44
21.01.2021

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mayoritas negara di dunia bermanuver pada kebijakan dagang dan investasinya. Termasuk Indonesia yang melarang ekspor nikel mentah. Uni Eropa menyatakan bakal melanjutkan sengketa atas kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang dikeluarkan pemerintah Indonesia. Kini Uni Eropa mendesak Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO) untuk membentuk panel guna membahas sengketa tersebut (Uni Eropa gugat RI soal nikel). Pemerintah Indonesia lewat Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia siap menghadapi gugatan Uni Eropa atas kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang ditetapkan. Menurut Lutfi, Indonesia baru mendapatkan notifikasi bahwa Uni Eropa tetap akan melanjutkan proses sengketa ke WTO yang jadi wasit perdagangan antar-negara itu. "Tentunya kami sangat kecewa bahwa sudah ada konsultasi yang begitu lama. Tetapi ini bagian dari pada interaksi kita dengan dunia internasional, kita akan layani dan jalankan tuntutan tersebut," ujar Lutfi dalam keterangannya dikutip pada Senin (18/1/2021). Kronologi gugatan Uni Eropa bermula dari keberatan negara-negara Eropa atas larangan ekspor nikel mentah atau bijih nikel yang berlaku per 1 Januari 2020, meski kemudian pemerintah melakukan relaksasi. Ini tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 11 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara. Uni Eropa gerah dengan kebijakan larangan ekspor biji nikel. Kebijakan pembatasan impor biji mentah nikel ini dinilai tidak adil dan berimbas negatif pada industri baja Eropa karena terbatasnya akses terhadap bijih nikel dan juga bijih mineral lainnya seperti bijih besi dan kromium.

15 Negara Uni Eropa Setuju Pangkas 15 Persen Penggunaan Gas Harian

3753
22
54
00:02:24
28.07.2022

Sejumlah negara anggota Uni Eropa menyetujui untuk melakukan pengurangan permintaan gas sebanyak 15 persen dari rata-rata konsumsi gas pada periode 2017-2021. Kesepakatan ini diumumkan oleh pejabat Uni Eropa pada Selasa (26/7/2022). Dalam pertemuan luar biasa yang dipimpin oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan Ceko Jozef Sikela itu, dikatakan bahwa Uni Eropa bersiap adanya potensi gangguan pasokan gas selama musim dingin. Dewan Uni Eropa menyebut negara anggota sepakat dengan pengurangan permintaan gas tersebut dan akan mulai berlaku dalam kurun waktu 1 Agustus 2022 hingga 31 Maret 2023. Penulis Naskah : Novyana Nurmita Dewi Narator : Novyana Nurmita Dewi Video Editor: Adimas Afif Nugroho Produser: Firzha Ananda Putri Music: Omega Scott Buckley #UniEropa #PermintaanGas #JernihkanHarapan

Uni Eropa Berencana Jatuhkan Serangkaian Sanksi ke Rusia

24952
267
330
00:02:10
25.02.2022

Uni Eropa berencana menjatuhkan serangkaian sanksi baru kepada Rusia, yang telah resmi melakukan invasi ke Ukraina. Sanksi berupa pembekuan aset, pemblokiran sementara akses ke pasar keuangan Eropa, hingga sanksi yang menyasar kepentingan Rusia telah disiapkan UE untuk menekan perekonomian negara tersebut. Informasi selengkapnya dapat disimak dalam video berikut. Penulis: Rully R. Ramli Penulis Naskah: Talitha Yumnaa Video Editor: Talitha Yumnaa Narator: Talitha Yumnaa Produser: Rose Komala Dewi #UniEropa #Rusia #SuaraKompas #JernihkanHarapan

Uni Eropa Kalah! Negosiasi dengan Moskwa Tak Mempan, Larangan Impor Gas Minyak Rusia Gagal Dikenai

319756
2345
678
00:03:17
12.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Larangan impor gas dan minyak Rusia yang sebelumnya direncanakan Uni Eropa, kini dikabarkan gagal dan tidak bisa diterapkan. Negosiasi yang dilakukan Uni Eropa dengan Rusia pun tak mempan. Padahal, larangan tersebut sebagai sanksi yang dijatuhkan kepada Moskwo akibat invasinya ke Ukraina. Dikutip dari TribunPekanbaru.com yang dilansir dari Rusia Today pada Selasa (12/4/2022), para menteri luar negeri Uni Eropa hingga kini belum menyetujui larangan impor minyak dan gas alam Rusia. Kepala Perwakilan Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell angkat bicara soal penerapan sanksi ini. Pihaknya belum membuat keputusan yang pasti mengenai sanksi tersebut. "Pertama, kami membahas bagaimana memastikan efektivitas sanksi yang ada agar tidak terjadi kesenjangan dalam penerapannya. Tapi kami juga membahas langkah-langkah baru yang bisa kami ambil, termasuk sanksi terhadap minyak dan gas," kata Borrell. Namun, Uni Eropa akan membahasnya lebih lanjut. Diketahui, negara-negara anggota telah berselisih terkait pelaranga impor energi berupa gas dan minyak dari Rusia. Hal ini lantaran banyak negara Uni Eropa yang sangat bergantung pada energi Rusia itu. Seperti Hongaria yang sangat bergantung pada energi Rusia. Negara itu telah menggunakan hak veto pada larangan total impor gas Rusia. Hongaria sendiri merupakan negara yang terkurung daratan. Sehingga tidak akan dapat secara langsung menerima gas cair dari AS. Sebagaimana diketahui, Moskow saat ini memasok gas sekitar 40% kepada negara-negara Uni Eropa. Tak hanya itu, Rusia juga menyediakan sekitar sepertiga dari kebutuhan minyak untuk Uni Eropa. (Tribun-Video.com/ TribunPekanbaru.com) Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Uni Eropa Eropa Kalah Telak, Batal Larang Impor Gas dan Minyak dari Rusia, 🤍 Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Ilham Yafiz Host :Bima Maulana Video Editor : Jalu Setyo Nugroho #rusiavsukraina #invasirusia #nuklirrusia #putin #zelensky

Volodymyr Zelensky Resmi Menandatangani Masuknya Ukraina Ke Uni Eropa | tvOne Minute

184756
1268
2126
00:01:08
01.03.2022

Jakarta, 🤍 - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dengan Uni Eropa, karena situasi darurat yang dialami Ukraina. Lewat unggahan akun twitter 🤍Kyivpost presiden Ukraina terlihat menandatangani perjanjian bagi negaranya untuk bergabung dengan Uni Eropa. Saksikan live streaming tvOne hanya di 🤍

Torehkan Sejarah, Uni Eropa Bakal Bantu Danai dan Antar Alutsista ke Ukraina Buntut Serangan Militer

62939
612
341
00:03:02
28.02.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Agresi militer Rusia yang menginvasi wilayah Ukraina membuat negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa bertindak. Untuk pertama kalinya, Uni Eropa akan mendanai pembelian dan mengantar kiriman persenjataan negara yang sedang diserang yakni Ukraina. Dikutip dari BBCNewsIndonesia.com pada Senin (28/2/2022), hal itu diungkapkan oleh Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, untuk menaggapi invasi Rusia ke Ukraina. Seperti diketahui, pasukan Rusia menyerang Ukarina hingga berlanjut pada Minggu (27/2/2022). Negara-negara Barat menjanjikan kirim bantuan alutsista. Hal ini dilakukan untuk memperkuat sistem pertahanan Ukraina. Sebagai contoh negara Swedia akan mengirimkan 5 ribu unit senjata anti-tank, 5 ribu pelindung tubuh, 5 ribu helm, dan 135 ribu paket ransum. Kemudian, Jerman juga akan mengirim seribu senjata antitank dan 500 rudal Stinger ke Ukraina. Negeri Kicir Angin, Belanda juga akan memasok 50 senjata anti-tank dan 400 roket. Selain mengirim alutsista, diketahui Uni Eropa juga menjatuhkan tiga sanksi baru terhadap Rusia. Di antaranya pelarangan pesawat-pesawat Rusia di wilayah udara Uni Eropa, pelarangan "mesin media Kremlin", serta pelebaran sanksi ke Belarus. (Tribun-Video.com/ BBCNewsIndonesia.com) Artikel ini telah tayang di BBCNewsIndonesia.com dengan judul Rusia serang Ukraina: Uni Eropa akan kirim senjata ke Ukraina, serangan rudal datang dari Belarus, 🤍

Ukraina Ajukan Permohonan Gabung Uni Eropa di Tengah Invasi Rusia

98014
1096
752
00:06:27
02.03.2022

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Uni Eropa segera memberikan keanggotaan terhadap negaranya. Permintaan ini disampaikan Zelensky di tengah invasi Rusia yang berlangsung sejak Kamis, 24 Februari 2022. Tak hanya itu, ia pun langsung mendaftarkan negaranya ke Uni Eropa pada Senin (28/2/2022). Pengajuan keanggotaan Ukraina ini didukung oleh presiden dari delapan negara Uni Eropa. Namun, untuk menjadi anggota Uni Eropa bukanlah hal yang mudah. Simak selengkapnya dalam video berikut. Penulis: Irawan Sapto Adhi, Aditya Jaya Iswara Penulis Naskah: Rizkia Shindy Host: Anasthasya Video Editor: Dina Rahmawati Produser: Adesari Aviningtyas #Ukraina #UniEropa #NewsUpdate #JernihkanHarapan

Jadi Bumerang! Sanksi Uni Eropa Untuk Rusia

28581
317
78
00:01:28
21.07.2022

Sanksi pemblokiran perbankan Rusia ternyata bagi bumerang sendiri bagi pihak negara-negara eropa. Karena sanksi ini, aktivitas jual-beli pangan dan pertanian di eropa mengalami krisis. #Rusia #Ukraina #UniEropa Ikuti terus perkembangan berita - berita terkini hanya di: Portal berita 🤍 Instagram 🤍 facebook 🤍

Indonesia Diprediksi Untung Besar jika Uni Eropa Benar-benar Hentikan Impor Batu Bara Rusia

37545
528
536
00:03:02
09.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Negara-negara Uni Eropa rencananya akan melarang impor batu bara dari Rusia dalam waktu dekat. Langkah ini diprediksi akan menguntungkan perusahaan nasional di Tanah Air. Pasalnya, Indonesia adalah salah satu negara penghasil batu bara terbesar di dunia. Permintaan pasokan batu bara ke negara-negara Uni Eropa diperkirakan akan meningkat dalam beberapa bulan ke depan. Pasalnya, Uni Eropa segera memberlakukan larangan impor batu bara dari Rusia. Rencana sanksi ini menyusul adanya ketidakpastian terkait pengiriman gas dari Rusia ke Uni Eropa. Terlebih setelah Rusia menuntut pembeli gasnya untuk membayar dalam mata uang rubel. Maka tak heran, pembeli dari Eropa berencana meningkatkan impor batu bara dari seluruh dunia. Padahal, Eropa sebelumnya mendatangkan hampir seperempat kebutuhan batu bara dari Rusia di tahun 2021. Terkait sanksi baru ini, pakar menyebut bahwa Indonesia dan Australia akan diuntungkan. Sebab, konsumen batu bara Eropa kemungkinan besar akan mencari importir alternatif untuk memenuhi kebutuhan energinya. Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) juga menyatakan bahwa para penambang di Indonesia telah didekati oleh beberapa calon pembeli dari Eropa. Dikutip dari Tribunnews.com, negara-negara tersebut seperti Italia, Spanyol, Polandia, dan Jerman. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Juan Harahap menilai, kondisi ini akan menguntungkan bagi industri batu bara Tanah Air. “Kami meyakini serangkaian larangan impor batubara Rusia akan menguntungkan bagi industri batu bara Indonesia secara umum, karena kami memperkirakan berkurangnya pasokan untuk batu bara ekspor (seaborne) akan membuat batu bara global tetap berada pada harga yang menguntungkan,” tulis Juan pada Kamis (7/4/2022). Meski begitu, Indonesia dan Australia tidak dapat mengekspor secara penuh permintaan batu bara dari Eropa. Hal ini lantaran cadangan batu bara utama dunia sudah mencapai batas produksi. Indonesia berpotensi untung jika harga rata-rata saat ini melebihi harga jual domestik yang ditetapkan pemerintah berdasarkan market domestic obligation (DMO). (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Uni Eropa Beri Sanksi Rusia, Perusahaan Batubara RI Siap 'Berpesta'?, 🤍 Editor: Hendra Gunawan #batubaraindonesia #unieropacarisolusibatubara Editor Video: Fatkhul Putra Host: Agung Tri Laksono

[FULL] Penjelasan Jokowi, Soal Gugatan Uni Eropa ke Indonesia

936092
13824
3700
00:03:08
12.12.2019

Presiden Joko Widodo menyatakan kesiapannya apabila digugat oleh Uni Eropa. Selama dalam membela kepentingan nasional. Hal tersebut diucapkan oleh Jokowi ketika berkunjung ke Karawang. Sebelumnya, diketahui Uni Eropa telah melayangkan gugatan kepada Indonsia terkait ekspor nikel. Gugatan ini dilayangkan Uni Eropa karena, EU menilai kebijakan Indonesia melanggar sejumlah ketentuan dalam The General Agreement of Tariffs and Trade (GATT). Adapun kebijakan yang dianggap melanggar adalah pemabatasan ekspor untuk produk mineral, khususnya nikel, bijih besi, dan kronium yang digunakan sebagai bahan baku untuk stainless steel di Uni Eropa. Jokowi memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan pengacara-pengacara terbaik dalam menghadapi gugatan-gugatan tersebut. Ia pun juga merasa tambah semangat dalam menghadapi gugatan ini. Meski demikian, Jokowi menekankan agar Indonesia tidak boleh kalah dalam menghadapi gugatan tersebut. Menurut Jokowi kebijakan ini dibuat untuk membela kepentingan nasional. Supaya Indonseia tak lagi mengekspor bahan baku, tetapi kedepannya dapat mengekspor barang setengah jadi, bahkan barang jadi. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah lapangan kerja di Indonesia.

Назад
Что ищут прямо сейчас на
Uni Eropa ign تواشيح دينية الأهلي هدى Лаборатория научных видео البحث عن الاستحسان الأوضاع فى الجزائر باسل خياط الجنية السوداني الزمالك، قناه الحره چهارراه تاریخ ربطة اسباغيتي 3obed رئيس السودان copper hiking что будет candi Bubrah